Monday, December 15, 2008

Berkunjung ke Kalimantan Barat



Setelah pesawat turun di bandar udara Supadio Pontianak kita akan meneruskan perjalanan menuju pusat kota Pontianak kira2 20 menit perjalanan.Bandar udara di Ponti tentu ga segede Juanda atau Cengkareng tentunya.Dan jangan kaget apabila selama perjalanan memasuki kota Pontianak kita tidak akan menjumpai mall atau pusat2 perkantoran,namun justru yang tampak adalah lahan2 kosong dan hijaunya pepohonan sepanjang jalan serta areal persawahan dan sedikit semak belukar(bisa dibayangin ga???!!)ya memang di Pontianak masih banyak lahan2 kosong yang belum tersentuh oleh gedung2 pencakar langit.Bahkan seorang dokter kolega suami saya yang berasal dari Hongkong mengatakan bahwa Pontianak "dark and Flat!!!"...ya..iyalah mister di Kalbar masih banyak tanah kosong sehingga belum perlu membangun gedung pencakar langit, kalo di Hongkong karena wilayahnya sempit jadi pembangunan gedungnya menjulang ke atas..he..he..he..Tetapi ada benarnya juga sih Pontianak dimalam hari suasananya tidak semeriah ibukota Propinsi pada umumnya,bisa dimaklumi karena pasokkan listrik untuk wilayah ini "hanya" mengandalkan dari genset raksasa dengan kekuatan listrik megahertz.Jadi ya ga bisa banyak2 dong makenya,mesti dibagi2 untuk yang lain.Duh kacian banget!!


Memasuki Kota Ponti maka akan disambut di kiri jalan kita kantor gubernur yang megah,dengan arsitektur bernuansa dayak,unik dan terasa sekali kalo kita sedang berada di Kalimantan...keren juga gedungnya,lebih keren dari Grahadinya Surabaya.Tapi rumput yang didepan bangunan itu yang agak mengganggu,mungkin kuawalahan untuk membabatnya,karena wilayah Kalbar tanahnya adalah tanah gambut sehingga rumput akan tumbuh lebih subur dibandingkan dengan daerah lainnya.belum lagi disini hujan turun tanpa melihat musim,yah..mungkin itu adalah salah satu kebesaran Allah karena jika disini tidak turun hujan selama 1 bulan saja bakal kekeringan.Perlu diketahui Kalimantan Barat mengandalkan air hujan untuk konsumsi kebutuhan hidup sehari2 karena air PDAMnya tidak layak untuk dikonsumsi.Jadi PDAM singkatan Perusahaan Daerah Air Mandi,bukan Air Minum dong!!??
Perjalanan ke Pontianak tentu tidak akan "sampai" jika kita tidak berkunjung ke Istana Kadariah,yang sebenarnya merupakan bangunan yang cukup bersejarah bagi masyarakat Kalbar,tetapi ketika saya sampai disana sangat terlihat bahwa istana yang terbuat dari kayu belian yang konon adalah kayu besi dan paling tahan terhadap cuaca tidak terurus dengan baik(sayang sekali..)Selain itu barang2 peninggalan sultan atau raja2 disana pun seakan tidak terurus.Kenapa berbeda ya dengan istana di Yogyakarta atau di Surakarta??Yang tersisa hanya cermin seribu wajah hadiah dari pemerintahan Jerman,foto2 para raja,singgasana dan ranjang sultan saja.Sedangkan guci2 yang konon jumlahnya banyak,habis dirampas tentara Jepang kala itu.
Perjalanan bisa kita lanjutkan menuju tugu khatulistiwa,dengan lama perjalanan kira2 25 menit dari kota Pontianak ke arah timur(???..he..he..bener ga ya??).
Setelah kita sampai di tugu Khatulistiwa,bayangkanlah bahwa kamu sedang berada ditengah2 belahan bumi(wow..gmn tuh rasanya??!!).Memasuki bagian dalam dari bangunan tugu Khatulistiwa tersebut kita akan mendapatkan berbagai macam informasi tentang siapa,bagaimana,untuk apa dan kapan tugu itu didirikan.Selain itu tugu yang tampak dari luar hanyalah replikanya,sedangkan yang asli akan kita temui didalam bangunan gedungnya.Namun lagi2 sayang banget,suasana disekitar tugu Khatulistiwa sangat sepi dan jauh dari menarik,padahal menurut saya letaknya cukup indah ditepi sungai kapuas,yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia.Lalu kenapa tidak dikembangkan lebih lanjut sehingga selain kita bisa menikmati tugu Khatulistiwa,juga ada wahana yang menarik lainnya untuk dikunjungi dan sebagai alternatif wisata keluarga.Selain itu penjual souvenir juga tidak banyak kita jumpai,hanya ada 1 toko disana,ga mahal juga souvenirnya selain replika tuku Khatulistiwa dalam berbagai ukuran,ada juga mandau,kerajinan manik dan kaos.Andai lebih banyak yang menjual souvenir tentu lebih meriah dan lebih banyak pilihannya khan??!!
Udara di kota Pontianak cenderung panas,karena matahari lebih terik memancar dibelahan bumi ini tentunya.Lumayan menyenangkan sebenarnya berkunjung ke Pontianak.Tempat2 wisata yang ada berpotensi untuk menarik lebih banyak wisatawan jika seandainya lebih ditingkatkan pemeliharaan dan penampilannya.Hal ini tentu saja akan menjadi aset yang berharga bagi Kalbar.
Selamat menikmati perjalanan ke Pontianak dech!!!Kata orang sekali kalian meminum air sungai Kapuas maka betah tinggal disana...mmm..mm..masa sicH??!! AWAK DATANG KAME SAMBOT!!!!

0 comment: