Thursday, January 1, 2009

DOKTER2 HANYA MAU DITEMPATKAN DI KOTA SAJA???

Bekerja di suatu bidang yang benar2 sudah menjadi pilihan dan keinginan kita tentu akan sangat menyenangkan bukan?!Apalagi jika di tempat yang memang sudah sedemikian lama kita inginkan.lalu bagaimana jika kita dihadapkan pada suatu kenyataan yang sebaliknya???!!
Pada kenyataannya banyak sekali orang2 disekitar kita yang tidak merasa cukup puas dengan kenyataan profesi yang dia geluti sekarang,ditambah lagi dengan lokasi tempat bertugas yang nun jauh dari keinginan.Pada suatu kesempatan saya berkunjung ke kantor Dinas Kesehatan kabupaten setempat,ada keluhan dan pertanyaan kenapa pada tiap2 kesempatan penerimaan masuk CPNS untuk dokter dan dokter gigi selalu aja banyak formasi yang kosong atau dengan kata lain tidak ada dokter maupun dokter gigi yang mendaftar.Hal ini tentu berbeda dengan formasi bidang lain yang selalu banyak sekali peminatnya walaupun pada kenyataannya yang diterima hanya segelintir orang saja.Memang pada kesempatan yang telah lalu setiap saya membaca koran atau membaca surat edaran dari bupati,tentang formasi untuk dokter dan dokter gigi berikut tempat dia kelak akan ditugaskan,sudah terbayang bagaimana jauh dan sulitnya lokasi tersebut untuk di jangkau."Dokternya mau dikota saja ya sekarang",begitu kata bapak2 di dinkes itu memberi pernyataan.Sulit memberikan argumentasi karena memang pada kenyataannya lokasi yang cukup jauh dan sulit dijangkau sudah menyurutkan niat teman2 sejawatTetapi bagi saya lebih baik formasi akan tetap kosong karena teman2 benar2 ingin menentukan pilihan yang tepat bagi kehidupan mereka kelak,dibandingkan menerima lamaran tersebut tetapi pada akhirnya mangkir dari tugas yang telah diberikan.Melaksanakan tugas disamping untuk mengamalkan ilmu adalah sebuah pengabdian,rasanya semakin sulit memang mencari orang yang benar2 mempunyai dedikasi tinggi untuk benar2 mengabdi,apalagi dijaman yang serba modern seperti sekarang.Tetapi bukan berarti tidak ada.
Karena saya sudah membaca adanya suster apung,kemudian bidan keliling di perkampungan suku Badui dengan ongkos menolong persalinan yang bagi saya sangat tidak masuk akal jumlahnya,kemudian ada dokter Jack yang mengabdikan diri berada di Aceh ketika gempa di sana dan sampai sekarang masih mengabdikan dirinya disana,dia merasa berarti berada di tengah2 masyarakat.Menjadi dokter di pedesaan memang membutuhkan energi ekstra dimulai dari jarak tempuh,biaya hidup dan perjalanan,fasilitas yang minim,kemudian bagian yang tersulit adalah mengubah pola pandang masyarakat tentang hidup sehat dan benar.Salut kepada mereka yang benar2 tanpa pamrih mengabdikan hidupnya kepada masyarakat.Karena saya belum bisa pada tahap itu.Walaupun saya sendiri juga tidak bekerja dengan fasilitas yang 'semestinya' serta lokasi yang juga cukup jauh.Masih banyak PR yang belum saya selesaikan sampai tahap ini.....

3 comment:

erna said...

Pertamax....
Ehmm adikku satu ini patut diacungi jempol deh..
Selamat mengabdi adik...
Semoga Allah swt beri kemudahan setiap tujuan mulia yang hendak kau capai...

PraMesWaRi said...

Hmmm...mungkin pemdanya perlu dikasiy masukan supaya membuka FK dan FKG disana. Jadi...kebutuhan dokter dapat terpenuhi dan dapat putra daerah lagi....

ummul said...

Selamat bekerja, Dok!

Di manapun berkarya, di kota maupun di desa, ini masih di bumi Allah. Semoga barakah.

salam dan senyum!
http://ummul-orthodonti.blogspot.com
(senyum dengan gigi berkawat)