Saturday, January 3, 2009

Pusaran Waktu

Hidup seperti pusaran waktu,segalanya akan berujung pada satu titik.Titik dimana kita memulai hidup lalu kembali pada titik yang sama dimana kita kemudian akan kembali.Setiap titik yang akan kita lewati adalah perjalanan baru.Perjalanan yang baru tentu akan melewati dan meninggalkan jalan yang telah lalu.Kadang rintangan jalan di depan hampir sama dengan rintangan yang pernah kita hadapi.Disaat itulah kita mencoba mengingat bagaimanakah rintangan itu dapat kita lalui.Adakalanya sejenak kita beristirahat melepaskan lelah dalam perjalanan,sambil merenungi apa saja peristiwa dan hal yang telah kita lalui selama ini.Susah dan senang sudah menjadi teman dalam perjalanan hidup kita dan itu pasti terjadi pada setiap manusia.Ketika kita merenung ada saatnya kita lupa akan waktu dan perjalanan yang masih jauh dan harus kita lanjutkan.Maka pada saat itulah kita menjadi sedikit terlambat dalam mencapai tujuan yang sesungguhnya.Ada saatnya kita juga bertemu kembali dengan seseorang yang sama,dengan rute perjalanan yang sama untuk kembali pada satu tujuan itu,namun dengan arah yang berbeda.Seperti layaknya saudara, kita akan kembali berbicara satu sama lain dan bernostalgia.Kenangan akan masa lalu tidak akan dengan mudah dilupakan setiap orang.Yang ada hanyalah kesibukkan masing2 akan melanjutkan perjalanan dan menghadapi rintangan demi rintangan yang ada.Perjalanan akan semakin menarik jika kita menemui berbagai peristiwa dan selama dalam perjalanan kita benar2 menikmati serta mengambil hikmah dalam setiap kejadian.Ada kalanya kita melihat bunga2 kebahagiaan,namun ada kalanya kita akan melewati duri kesedihan.Tidak ada salahnya kadang menengok ke belakang sejenak hanya sekedar meyakinkan diri kita,bahwa apa yang telah kita lakukan tidak meninggalkan kenangan yang buruk,dan yakin bahwa apa yang kita lalui tidaklah suatu kesia2an.Betapa melelahkan perjalanan hidup anak manusia.Betapa banyak rintangan hidup yang mesti dilewati,namun setiap peristiwa adalah ujian hidup yang akan membawa kita untuk naik ketingkat yang lebih tinggi dimata-NYA.Pusaran waktu akan dapat kita ikuti tanpa kita terombang ambing didalamnya,jika kita tidak melawan arusnya.Waktu tidak akan pernah kembali kepada kita.Cukup sekali saja kita diberi kesempatan melewati oleh-NYA.


1 comment:

PraMesWaRi said...

setiap orang memang akan ke suatu titik.
Aku lebih suka mengumpamakan hidup dengan sebuah pohon, yang penuh ranting-ranting pilihan, trus kita pilih ranting itu sampai akhirnya sampai kita ke ujung
hidup setiap orang tidaklah pernah sama